Rabu, 07 Oktober 2020

KONDISI HIDROLOGIS INDONESIA UNTUK SMP KELAS VII

Oleh :

Ari Kurniati, S. Pd.

Pernakah Kalian berkunjung ke tempat wisata air ? Apakah itu sungai, danau, atau laut ? Nah semua perairan yang ada di muka bumi di pelajari dalam ilmu hidrologi. Hidrologi sendiri merupakan sebuah ilmu yang mempelajari air dalam segala bentuknya (cairan, padat, gas). Dalam atau di atas permukaan tanah termasuk di dalamnya adalah penyebaran daur dan perilakunya, sifat-sifat fisika dan kimia. Ini juga ada hubungannya dengan unsur-unsur hidup dalam air itu sendiri. Hal ini juga mempelajari perilaku hujan terutama meliputi periode ulang curah hujan. Karena berkaitan dengan perhitungan banjir serta rencana untuk setiap bangunan teknik sipil antara lain bendung, bendungan dan jembatan.

Secara umum ini adalah ilmu yang mempelajari masalah keberadaan air di bumi (siklus air). Dan hal ini juga memberikan alternatif bagi pengembangan sumberdaya air bagi pertanian dan industri.Indonesia juga memiliki perairan darat dan perairan laut diantaranya adalah :

A. PERAIRAN DARAT

Perairan darat terdiri atas sungai, rawa, danau dan air tanah. Peraian darat di Indonesiasangat dipengaruhi oleh kondisi curah hujan di suatu daerah. Semakin banyak curah hujan, maka semakin banyak pulaair yang terdapat di daerah tersebut. Berikut ini adalah jenis – jenis perairan darat berdasarkan sumber airnya dan berdasarkan aliran airnya antara lain :

Jenis – jenis sungai berdasarkan sumber airnya  :

1. Sungai

Sungai adalah tempat aliran air dari sumber alamiah daratan bermuara kedanau, laut dan samudera. Jenis – jenis sungai dapat dibedakan sebagai berikut.

a. Sungai Hujan

Sungai hujan adalah sungai yang sumber airnya bersal dari air hujan. Sungai yang ada di Indonesia sebagian besar merupakan sungai hujan.

b. Sungai Gletser

Sungai Gletser adalah sungai yang airnya berasal dari es batu atau salju yang mencair. Sungai gletser terdapat di daerah – daerah beriklim dingin, sedangkan Indonesia tidak ada jenis sunga gletserini karena Indonesia merupakan negara beriklim tropis (panas).

c. Sungai Campuran

Sungai campuran adalah sungai yang sumber airnya berasal dari air hujan dan gletser. Contoh sungai campuran yang ada di Indonesia adalah sungai Digul dan Memberamo di Provinsi Papua.

Jenis – jenis sungai berdasarkan aliran airnya :

a. Sungai Episodik/permanen (tetap) adalah sungai yang airnya tetap mengalir sepanjang tahun. Jenis sungai ini banyak dijumpai di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.

b. Sungai periodik (tidak tetap) adalah sungai yang aliran airnya melimpah pada waktu musim hujan dan berkurang pada waktu musim kemarau. Contohnya : sungai Kandaha di Sumba dan sungai – sungai di Nusa Tenggara.  

2. Danau

Danau Adalah suatu cekungan di permukaan bumi yang digenangi air. Air yang terkumpul di danau dapat berasal dari curah hujan, aliran air sungai, maupun mata air. Berdasarkan proses – proses terjadinya , danau – danau diindonesia dibedakan ke dalam beberapa jenis yaitu sebagai berikut :


a. Danau tektonik 

b. Danau Vulkanik

c. Danau Tektovulakanik

d. Danau Karst

e. Danau Bendungan

f. Danau Buatan

(Lihat lebih lanjut dibuku ips halaman  28 – 29)

3. Rawa

Rawa adalah daerah yang selalu tergenang air, baik dari air hujan, air tanah, maupun air permukaan lainnya. Rawa dapat diartikan sebagai daerah tergenang air yang ditumbuhi vegetasi (tumbuhan). Ciri air rawa adalah airnya asam dan warnanya cokelat sampai kehitam – hitaman. Rawa –rawa ada yang terdapat di pedalaman daratan dan banyak pula yang terdapat disekitar pantai. Air rawa disekitar pantai dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Rawa yang terdapat ditepi pantai banyak ditumbuhi oleh pohon bakau, sedangkan rawa yang terdapat di daerah pedalaman banyak ditumbuhi pohon nipah (sejenis palem).

4. Air Tanah

Air tanah adalah air yang berada di bawah permukaan bumi. . Kedalaman air tanah di setiap tempat tidak sama . jenis lapisan tanah ada dua yaitu : lapisan kedap air (Impermeable) dan lapisan tidak kedap air (permeable).

Jenis – jenis Air tanah diantaranya adalah :

a. Air Vados (Metoric water) adalah air tanah yang berasal dari air hujan dan berada pada lapisan tak jenuh.

b. Air Magma (Juvenile water) adalah air tanah yang berasal dari dalam bumi (Magma)

c. Air Tanah Tubir (Connate water) adalah air tanah yang terperangkap di dalam rongga – rongga batuan beku belerang. 

d. Air Tanah Freatik (Phereatis water) adalah air tanah yang terdapat pada lapisan – lapisankulit bumi yang porous (berlubang – lubang) yang berada di atas lapisan tanah yang tidak tembus air (kedap air). Contoh Ar tanah freatik adalah air sumur.

B. PERAIRAN LAUT

Perairan laut berperan penting dalam siklus hidrologi. Hal ini disebabkan 84 % uap air yang terbentuk dihasilkan dari penguapan air laut dan sisanya 16%  dihasilkan dari perairan darat lainnya (Taupan, 2012 : 212). Oleh karena itu, perairan laut memberikan pengaruh yang sangat besar dalam pembentukan Air hujan. Macam – macam perairan Laut antara lain :

1. Selat 

Selat adalah perairan laut yang berada diantara dua pulau. Contohnya : Selat sunda, Selat Karimata, Selat Makassar, dan Selat Lombok. 

2. Teluk

Teluk adalah Perairan laut yang menjorok masuk ke daratan. Contohnya teluk Jakarta, Teluk Bone (Sulawesi Selatan), dan teluk Tomini (Sulawesi Tengah). Teluk sangat cocok untuk tempat berlabuhnya kapal.


3. Samudra

Samudra adalah perairan laut yang sangat luas. Samudra membatasi benua – benua yang ada dibumi. Samudra yang membatasi wilayah negara Indonesia  adalah samudra hindia dan samudra pasifik.

4. Laut

Laut adalah kumpulan air yang memisahkan pulau dengan pulau., benua dengan benua, dan pulau dengan benua. Sementara menurut Banowati (2014:66), Laut adalah kumpulan air asin yang menutupi permukaan tanah yang sangat luas dan umumnya mengandung garam dan berasa asin, menggenangi dan membag daratan atas benua maupun pulau. Beberapa contoh laut yang ada di wilayah Indonesia adalah laut jawa, laut banda, laut natuna, laut arafuru dan lain –lain.

Setelah selesai membaca materi, silahkan kerjakan

Latihan Kondisi Hidrologis Indonesia



Rabu, 16 September 2020

P5 BENTUK MUKA BUMI DAN AKTIVITAS PENDUDUK (KELAS VII)

Perhatikan lingkungan tempat tinggalmu. Apakah tempat tinggalmu berada didaerah dataran rendah, bukit atau gunung?. Pekerjaan apa yang dilakukan oleh penduduk sekitar?. Pada pembelajaran kali ini kalian akan mempelajari hubungan antara tempat tinggal dengan aktivitas penduduk. Untuk memudahkan pemahaman kamu, silahkan simak video dibawah ini dan baca buku paket IPS untuk Siswa SMP - MTs Kelas VII KI - KD 2018 Halaman 20 - 26


Setelah kamu memahami materi pembelajaran hari ini, kerjakan latihan pada form dibawah ini 

Selasa, 18 Agustus 2020

P4. INTERAKSI ANTARNEGARA - NEGARA ASEAN

Interaksi dan kerjasama antar negara - negara ASEAN semakin berkembang seiring dengan munculnya berbagai kebutuhan setiap negara anggota. Kebutuhan sosial, politik, ekonomi dan bidang - bidang lainnya menuntut suatu negara untuk berperan aktif melakukan kerjasama antar negara.



salah satu bentuk kerjasama dibidang sosial antara lain pesta olahraga melalui SEA Games dan pertukaran budaya dan seni.



Kerjasama dibidang ekonomi antar Negara - negara ASEAN diantaranya terbentuknya pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara yang disebut dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), pasar ini membuka peluang negara ASEAN menjual barang atau jasa dengan mudah ke negara anggota ASEAN yang lainnya, selain itu dibentuk pasar tenaga kerja profesional seperti dokter, pasar ini membuka peluang tenaga kerja asing untuk mengisi jabatan profesi yang kurang sumberdaya manusianya.


Setelah mempelajari materi ini, untuk menguji pemahamanmu mengenai Interaksi antar negara - negara ASEAN, kerjakanlah latihan berikut ini.


Sumber Bacaan
Buku Siswa " SMP/MTs Kelas VIII Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017, Ilmu Pengetahuan Sosial, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta : 2017

Video Youtube
https://youtu.be/mUjMp4vpp3Y
https://youtu.be/8JbZcoxp2lc

Rabu, 22 Juli 2020

P1 Pengertian Ruang dan Interaksi Antarruang

Ruang adalah tempat tinggal makhluk hidup atau disebut juga dengan lapisan biosfer. Lapisan biosfer terdiri dari 3 lingkungan fisik yaitu lapisan tanah (litosfer), lapisan air (hidrosfer) dan lapisan udara (atmosfer). Setiap ruang dipermukaan bumi memiliki karakteristik atau ciri khusus yang membedakannya dengan tempat lainnya. Sebagai contoh jenis tanah di Kota Berastagi cocok untuk pertanian buah seperti jeruk berbeda dengan jenis tanah di Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang yang kurang cocok untuk pertanian jeruk. Kondisi khas disetiap ruang atau wilayah ini akan menimbulkan keterkaitan atau interaksi wilayah, dikarenakan setiap wilayah tidak mungkin bisa memenuhi kebutuhan wilayahnya sendiri tanpa bantuan dari wilayah lainnya.

Interaksi wilayah adalah hubungan timbal balik yang terjadi antara dua wilayah yang membentuk aktivitas baru. Faktor - faktor yang memengaruhi interaksi antarwilayah menurut Ullman antara lain adanya wilayah yang saling melengkapi, adanya kemudahan pemindahan dalam ruang dan adanya kesempatan berintervensi.
Untuk memudahkan pemahamanmu silahkan simak Video Pengertian Ruang dan Interaksi Keruangan.